HALAMAN

  • Deskomvis

    Deskomvis

    DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

           Menghasilkan tamatan yang trampil dan memiliki kemampuan berwirausaha dibidang industri kreatif yang berdasarkan kecerdasan kreatif dalam mengantisipasi dan memecahkan masalah dibidang Desain Komunikasi Visual sehingga mampu mengolah data, mencari solusi akan kebutuhan desain, meliputi penguasaan media informasi, publikasi, dan promosi. Dengan menguasai konsep yang inovatif, professional dan teknis praktis serta mengedepankan budaya rupa nusantara, berfikir kreatif dan apresiatif.

    KOMPETENSI KEAHLIAN DKV :

    1. Ilustrasi
    2. Fotografi
    3. Desain Grafis
    4. Iklan TV
    5. Komik
    6. Karikatur
    7. Printing

    PROSPEK KARIR :

    • Visualiser Artist
    • Ilustrator
    • Komikus
    • Karikaturis
    • Tata Artistik Artist
    • Dekorator
    • Fotgrafer
    • Event Organizer
    • Printing Operator

    Desain Komunikasi Visual memperdalam keahlian dalam bidang :

    1. DIGITAL ILUSTRASI
    2. FOTOGRAFI
    3. DESAIN GRAFIS
    4. VIDEOGRAFI/AUDIO VISUAL
    5. ANIMASI
    6.  


    1. DIGITAL ILUSTRASI
    Membekali peserta didik agar mampu mengolah image/gambar untuk ilustrasi perancangan komunikasi visual dengan berbagai software komputer grafis seperti corel draw, adobe photoshop,adobe illustrator. Hasil akhir karyanya bisa berupa karya digital imaging, karya ilustrasi untuk cover novel/ buku/ majalah/ tabloid, karya ilustrasi cerita bergambar /komik, karya ilustrasi untuk cerpen,rubrik dalam majalah,karya ilustrasi infogram,dsb
              
    2. FOTOGRAFI
    Membekali peserta didik agar mampu berkarya fotografi dengan 5 teknik pemotretan (doft luas, doft sempit, panning, stop action dan show action),serta mampu mengaplikasikan karya fotografi tersebut untuk ilustrasi perancangan komunikasi visual.
    Praktek pembelajaran fotografi berupa :
    Pemotretan Pas Foto
    Pemotretan Dokumentasi
    Pemotretan Close Up & Model
    Pemotretan Pre-Wedding,Wedding
    Pemotretan Still Life,lanscape
    Pemotretan Moment &  Human Interest
    Pemotretan Cahaya  Malam & Light Painting
    Fotografi desain
    NB.Pemotretan dilakukan secara out door dan in door di dalam studio dkv

    3. DESAIN GRAFIS = MEDIA CETAK (out door  dan in door)
    Membekali peserta didik agar mampu mengoperasikan dan mengaplikasikan berbagai software  komputer grafis seperti corel draw,adobe photoshop,adobe illustrator,adobe in design ke dalam segala perancangan komunikasi visual media cetak.
    Hasil akhir karyanya bisa berupa :
    4. VIDEOGRAFI
    Membekali peserta didik agar mampu berkarya videografi (membuat scenario iklan/film indie, storyboard, shooting/pengambilan gambar produksi, editing-dubing-pemberian animasi dan melakukan pasca produksi). Selain itu juga membekali peserta didik agar mampu melaksanakan editing video dengan software adobe premier,pinnacle dan corel video studio.
    Praktek pembelajaran videografi berupa :
    Shooting – Editing Video
    Pembuatan Video Klip
    Video Dokumentasi
    Video Dokumentasi Wedding
    Video Efek untuk iklan/film
    Movie Company Profile
    Iklan Televisi
    Film Indie

           

    DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

     

    3ds Max  Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap
     
      Desain media dalam (x banner, shopsign, poster) Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap
     
     
     
    Desain logo Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap
     
     
     Foto panning Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap


      

     Desain poster Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap
     

     

    Desain poster Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap
     

      

    Desain poster Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap
     

      

    Desain poster Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Kokap
     
    1. Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.
    2. Menurut Jessica Helfand mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.
    3. Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.
    4. Menurut Michael Kroeger, Visual Communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition). Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual. 
    5. Menurut Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.
    Secara umum pengertian dari desain grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya.Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

KOMENTAR

HALAMAN LAINNYA