Kulon Progo – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Negeri 1 Kokap tahun 2025 resmi dibuka pada Senin, 14 Juli 2025 sampai Rabu, 24 Juli 2025. Acara ini diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Caecilia Luppi S., S.Pd., M.Hum. di Lapangan Selo. Suasana pagi yang hangat dipenuhi semangat dan antusiasme peserta didik baru yang siap memulai perjalanan pendidikan mereka.

Selama delapan hari pelaksanaan, MPLS tahun ini mengusung pendekatan yang lebih holistik dengan tema RAMAH. Tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga dirancang untuk membekali peserta didik dengan nilai-nilai karakter, wawasan kebangsaan, hingga kesadaran terhadap isu-isu sosial dan teknologi yang berkembang di era digital.

Hari pertama dimulai dengan pengenalan warga sekolah, tour lingkungan, hingga diskusi mengenai fasilitas sekolah. Peserta didik baru diajak untuk mengenal budaya sekolah, termasuk nilai-nilai dalam Wawasan Wiyata Mandala. Hari ini ditutup dengan apel dan evaluasi harian.

Materi budaya anti korupsi yang dibawakan oleh Ketua PAK SIJI DIY dan penyuluhan dari KPAI tentang sekolah ramah anak serta anti bullying menjadi sorotan hari kedua. Materi-materi ini membuka wawasan peserta didik untuk menjadi pribadi yang jujur, tangguh, dan berempati.

Dibuka dengan senam pagi, hari ketiga fokus pada topik kesehatan seperti PHBS dan kesehatan reproduksi oleh Puskesmas Kokap I. Sesi dari Densus tentang radikalisme, dilanjutkan dengan literasi digital oleh tim PDS, menambah pemahaman siswa terhadap isu-isu penting yang berkembang.

Sesi hari keempat diisi oleh POLDA DIY yang membawakan materi tentang kenakalan remaja, termasuk cyber crime dan judi online. BPD DIY hadir memberikan literasi keuangan yang penting di masa kini. Hari ini juga mengenalkan Geopark DIY dan bahaya NAPZA bersama BNN.

Hari kelima merupakan saat peserta didik mengenal lebih dekat kurikulum SMK, program keahlian, hingga perpustakaan sekolah. Kegiatan ditutup dengan diskusi kelompok persiapan pentas seni, yang menjadi penanda kreatif dan kolaboratif mereka.

Bekerjasama dengan BRIMOB, siswa mengikuti latihan kesamaptaan untuk melatih fisik dan mental. Latihan ini mengasah kedisiplinan, daya tahan, dan semangat kebersamaan yang menjadi bekal penting selama masa belajar.

Hari ketujuh diawali dengan kegiatan bakti sosial berupa bersih-bersih masjid sekitar sekolah. Setelahnya, peserta didik mempersiapkan pentas seni yang akan dipersembahkan keesokan harinya. Kreativitas dan kerja tim diuji dalam sesi latihan ini.

Puncak MPLS ditandai dengan pentas seni meriah yang melibatkan seluruh kelas XI sebagai pendukung. Penampilan peserta didik baru menjadi ajang ekspresi, menunjukkan semangat dan bakat mereka. Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama bertajuk:

“Pelajar Jogja Anti Tindak Kekerasan, Penyalahgunaan Narkoba, Pornografi dan Pornoaksi”

Acara penutupan berlangsung khidmat, penuh refleksi dan semangat untuk melangkah ke fase berikutnya sebagai pelajar SMK yang siap menghadapi masa depan.

Setiap materi dalam MPLS diselingi penugasan ringan untuk memperkuat pemahaman. Peserta didik non-Muslim juga diberikan bimbingan ibadah sesuai keyakinan masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan di Lapangan SMK Negeri 1 Kokap dengan koordinasi tim guru, OSIS, dan mitra luar sekolah yang kompeten.

MPLS 2025 SMK Negeri 1 Kokap bukan hanya sekadar kegiatan pengenalan, melainkan sebuah awal pembentukan karakter dan penguatan mental bagi peserta didik baru. Dengan bekal ini, mereka diharapkan menjadi generasi yang tangguh, cerdas, dan berkarakter—siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.